Senin, 26 Oktober 2020

Adakah Risetnya?

*Adakah Risetnya?*

Berdasarkan berbagai penelitian, propolis dari Inggris memiliki berlimpah senyawa yang berkhasiat untuk menjaga stamina dan melawan virus.

_Daftar Rujukan:_

1). Saleh, Khaled et, al. A Comparison of the Constituents of Propolis from Different Regions of the United Kingdom by Liquid Chromatography-high Resolution MassSpectrometry Using a Metabolomics Approach. Bentham Science Publishers. Current Metabolomics, 2015, Vol. 3, No. 1. 

2). Eshwar, Shruthi. Health from the Hive: Potential Uses of Propolis in General Health. International Journal of Clinical Medicine, 2012, 3, 159-162

3). Anjum, Syed Ishtiaq, et al. Anjum Composition and functional properties of propolis (bee glue): A review. Saudi Journal of Biological Sciences 26 (2019) 1695–1703

4). Al-Hariri, Mohammed. Immune's-boosting agent: Immunomodulation potentials of propolis. J Family Community Med. 2019 Jan-Apr; 26(1): 57–60.

5). Oryan, Ahmad. et al. Potential role of propolis in wound healing: Biological properties and therapeutic activities. J. Biomedicine & Pharmacotherapy
Volume 98, 2018, Pages 469-483.

Sebagian hasil riset ini sebenarnya sudah kita pegang sejak lama, tapi memang tidak kita share publik saja.

Mungkin sekarang waktu yang pas untuk teman-teman tahu. Nah jika ada mitra atau calmit yang kritis, boleh dikasih hasil penelitian ini. Semoga mereka makin yakin dengan manfaat propolis ini.

Senin, 20 Januari 2020

Motivasi Hari ini

Semangat jangan kendooor...

Jika saat ini kau membuat kesalahan, kegagalan atau kejatuhan, maka Selamat! Karena berarti engkau telah mencoba dan mendapatkan pelajaran berharga.

Banyak orang diluar sana yang tidak pernah salah karena bahkan belum berani mengambil keputusan untuk memulai. Sudah gagal untuk memberanikan diri melangkah sebelum berperang dan sudah takut jatuh dulu sebelum terjun ke medan perjuangan atau takut keluar dari zona nyaman. 

Yang terpenting, roda harus terus berputar untuk bisa berpindah dari titik yang salah ke titik yang benar. Dan seorang pejuang harus bangkit setelah jatuh untuk mengejar impian.

SALAH BISA DIPERBAIKI...
GAGAL BISA DIULANGI...
JATUH BISA BANGUN KEMBALI...
MENYERAH BERARTI SELESAI...

HIDUP AKAN MENGALAMI..,, SALAH, GAGAL,& JATUH..., NAMUN JANGAN SAMPAI MENYERAH...

Selalu berikhtiar dan berdoa 🤲

😇 😇 😇

Rabu, 15 Januari 2020

Give and Take

Hampir dari kita semua sering mendengar Jargon "Take and Give" yakni "Mengambil dan memberi" dan Sayangnya kebanyakan kita menganggap bahkan menerima ini sebagai sebuah kebenaran alamiah. Kita percaya bahwa kita harus mengambil/memiliki baru kemudian memberi. Nah, ini berbeda prinsip dengan pemikiran-pemikiran orang sukses bahwa agenda pengembangan kerjasama atau sinergi hanya akan berhasil jika dibangun dengan berlandaskan "Give and Take" ( kita harus bersedia memberi dulu baru kemudian akan mengambil/menerima). Mungkin pada saat memberi, mereka bahkan tidak punya gambaran tentang apa yang akan mereka terima nantinya. Namun kesediaan memberi secara tulus akan menjadi landasan untuk menerima secara tulus juga nantinya.

Lalu apa hubungannya "Give and Take" dengan kesuksesan ya..., dan kenapa "Give and Take" ini menjadi landasan orang-orang sukses ?
Nah, jadi.. ketika kita memberi, ini menurut penelitian lho ya.. maka endorfin dalam tubuh meningkat, serotonin meningkat, dopamin meningkat. Dan ketika kita memberi dengan ikhlas maka akan muncul efek lain yakni Anestesi kebal, penyakit sulit masuk. Bahkan ketika kita memberi kepada keluarga, muncul lagi satu efek, oksitosin, artinya apa.. meningkat terus, makin sehat. Ma Syaa Allah...

Jadi gini, Saat kita memberi, maka energi negatif keluar. Ga percaya coba lihat, misalnya kita memberi pada anak-anak di Panti Asuhan, ke Mesjid atau kemana saja, ada perasaan enak gak dalam tubuh kita ? Anak yatimnya senang. Nah, pertanyaannya... kira-kira siapa yang lebih senang, Anak Yatimnya atau Kita ? Kita yang lebih senang. Dahsyatnya lagi, ketika kita memberi maka ketemu orang lain enteng, nyaman, urusan lancar. Nah... maka dari itu mereka orang-orang sukses menggunakan landasan "Give and Take" hingga mereka menjadi semakin sukses. Makin banyak memberi maka akan banyak juga menerima.

#SalamSukses